Model Jambi Diduga Larikan Uang Miliaran, Modusnya Arisan Online

Foto yang diduga pelaku penipuan. (Ist)

eorang model wanita cantik yang bernama Renny Aulia (24), asal Kota Jambi, telah dilaporkan ke Polda Jambi. Ia dilaporkan karena diduga telah melakukan penipuan. Bahkan korbanya mencapai ratusan orang dari seluruh Indonesia.

Dalam aksinya, ia mengajak para nasabah untuk mengikuti arisan online dan investasi dengan menjanjikan keuntungan besar.
Di Kota Jambi, ada sekitar 40 orang yang telah ditipu. dengan jumlah uang Rp 200 juta telah dilarikannya.
Seorang korban, Dina (24), warga Simpang Pulai, menceritakan, dirinya mengetahui arisan online tersebut dari media sosial (medsos) instagram. Kemudian dirinya tergiur untuk mengikuti dan pelaku tersebut tepat waktu membayarnya.
“Awalnya dapat istagram, ado arisan online. Lihat komen, katanya itu amanah, dan gabung di grub. Arisan menurun. Pelaku itu on time bayarnya, dua kali sudah nerima saya,” ujarnya saat ditemui, Rabu (22/7/2020).
Kemudian, dirinya ditawarkan dengan pelaku untuk melakukan investasi dengan keuntunga besar dua kali lipat dari investasi.
“Pertengahan bulan lima tahun 2020, saya ikut inves lah. 1 juta, nerima 2 juta per 14 hari. Lalu saya ikut lagi, bayar 4 terima 8 juta, saya 8 terima 10, kemudian 10 terima 20 juta. Kemudian saya stop,” tambahnya.
Lanjut kata Dina, pelaku tersebut menawarkannya lagi untuk melakukan investasi besar lagi. Dirinya pun mengikuti investasi berikutnya.
Hingga saat ini pun, pelaku tersebut tidak bisa dihungin. Untuk seluruh Indonesia diketahuinya berjumal ratusan orang telah tertipu dan uang yang dilarikannya Rp 3 M.
“Total saya, Rp 49 juta. Hingga kini cuman menjajinkan saja. Kemudian saya melaporkan lah ke Polda Jambi. Dari list di dalam grup yang kami buat ado ratusan orang tertipu di Indonesia. jumalh duitnyo Rp 3 M,” jelasnya.
Dina menyampakan, dirinya telah menghubugi pihak keluarga dan datang ke rumahnya. Namun, pihak keluarga tidak ada yang merespon
“Kami sudah hubuing mamak dan abangnyo. Tapi idak ngerespon,” tutupnya.
Sementara, korban lainnya, Wiwi (20), warga jalan Patimura, mengatakan, dirinya mengenal pelaku tersebut dan pernah tinggal satu rumah dengan pelaku.
“Saya kenal dari tahun 2018, saya kenal di kelas acting di Jambi. Kemudian, saya pun diajaknya untuk syutig film di Jakarta tinggal satu rumah sekitar satu bulanan,” ceritanya.
Lanjut, kemudian dirinya pun berpisah dengan pelaku. Dina mendapat kabar, bahwa pelaku telah membuat arisan online, dirinya pun ikut tergabung dalam arisan tersebut.
“Saya tahun 2019 ikut arisan. Dia pun bayarnya on time terus,” katanya lagi.
Kemudian, pada tahun 2020 ini, dirinya masih mengikut arisan online dan akhirnya dirinya pun tertipu lagi.
“Jadi aku ikut lah dengan duit Rp 2 juta. Akhirnya dia pun tidak bisa dihubungin,” tutupnya.
Kemudian, warga lainnya, Satia (19), mengaku, telah menginvestasi sebesar Rp 50 juta. Hingga saat ini pun, pelaku tidak bisa dihubungin.
“Aku 50 juta inves bang. Lah dari minggu kemarin dihungin tidak bisa,” terangnya.
Dari keterangan ketiga korban saat ditemui, mereka berharap pihak Kepolisian segera menangkap pelaku.
Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi, membenarkan atas laporan penipuan investasi tersebut.
“Ia benar ada laporan masuk kemarin dengan kasus penipuan,” terangnya, saat dikonfirmasi. Rabu (22/7/2020).
Katanya, pihaknya sedang mendalami kasus tersebut dan akan segera menemukan pelaku.
“Kita akan segera menemukan pelaku,” pungkasnya. 
sumber : jambiseru