close

6.100 Personil Gabungan TNI-Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Pilkada

Wacana Penundaan Pilkada 2020 Digulirkan, Begini Tanggapan KPU Lampung |  Harian Momentum

Koranjambi.com, Sebanyak 6.100 personil gabungan TNI-Polri akan dikerahkan untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang di Provinsi Jambi.

Hal ini terhitung dari total jumlah yang dikerahkan. Dari TNI sebanyak 1.300 dan Polri sebanyak 4.800 personil.

Pasi Ops 042/Gapu, Mayor Herman, menuturkan, sebanyak 1.300 personil dari Korem 042/Gapu beserta seluruh jajarannya akan dikerahkan untuk pengamanan pilkada serentak.

“Dari kita, ada 1.300 personil dan semua armada akan kita kerahkan, termasuk sepeda motor Babinsa,nya” ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Sementara, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, mengakatakn, inergitas TNI-Polri menjadi faktor penting dalam pengawalan Pilkada Serentak.

“Dari kita 4.800 personil, jadi kalau ditotal, TNI-Polri ada 6.100 personil,” bebernya.

Hal tersebut pun juga sejalan dengan instruksi Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, saat kunjungannya ke Makorem 042/Gapu, ia mengatakan, TNI-Polri siap hadapi Pilkada Serentak, termasuk Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan itu, Agus, meminta untuk semua yang terlibat dalam menjalankan pesta demokrasi tersebut untuk dapat meminimalisir konflik semaksimal mungkin.

“Baik itu dari TNI dan Polri sarana pendukung ini sudah siap untuk mengawal proses Pilkada,” teganya, Selasa (8/9) pagi.

Agus menjelaskan, untuk menjaga kondusifitas berlangsungnya Pilkada Serentak, pihaknya tengah memiliki strategi khusus, diantaranya penambahan jumlah personil dan kesiapan kendaraan pengamanan.

“Kita sudah memiliki strategi khusus, kita sudah petakan wilayah-wilayah yang rawan kericuhan, diantaranya penambahan personil dan memastikan kesiapan sarana ini,” paparnya.

Baca Juga : 1000 Tower Internet Gratis Desa-Kota dalam Provinsi Jambi, Aksi Mantap Haris-Sani

Selain itu, dia juga menginstruksikan, agar Kodam II/Swj beserta jajarannya untuk menjunjung tinggi netralitas TNI, dan melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan tetap mengawasi dan melaksanakan pendisiplinan masyarakat secara terus menerus di masa adaptasi kebiasaan baru saat ini. (red)


Sumber : jambiseru.com 

Tidak ada komentar