Foto Wanita Bugil di Muaro Jambi Viral di Medsos, Ini Biodatanya ~ KORANJAMBI.COM

Senin, 07 September 2020

Foto Wanita Bugil di Muaro Jambi Viral di Medsos, Ini Biodatanya


Koranjambi.com, Kali ini media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya foto bugil wanita cantik. Foto wanita bugil yang beredar bukan wanita sembarangan, diduga istri seorang kepala desa di wilayah Muarojambi.

Foto bugil itu beredar diperkirakan pada pertengahan bulan Juli 2020. berawal saat hp si istri kepala desa hilang, dan masih jadi pergunjingan hangat publik. 

Sunar, satu di antara tokoh masyarakat Kecamatan Sekernan, menyampaikan terkait beredarnya foto tersebut, mereka telah melakukan mediasi bersama kepala desa sebagai pemangku adat untuk diselesaikan secara hukum adat.

"Dalam mediasi untuk diselesaikan secara hukum adat tidak ada respon, makanya kita bersama masyarakat laporkan ke Polres Muarojambi guna untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya, Minggu (6/9/2020).

Ia mengatakan, dalam pelaporan tersebut juga disertakan tanda tangan dari warga sebanyak kurang lebih 200 orang.

"Yang kami kesalkan jika terjadi aib di kalangan masyarakat biasa diproses dan berlakukan hukum secara adat, namun sebaliknya, sebagai orang pemangku adat sekaligus kepala desa tidak ada diproses secara hukum adat," ungkapnya.

Sementara, kepala desa S, saat dikonfirmasi mengatakan foto bugil yang diduga mirip istrinya itu sudah dilaporkan ke Polda Jambi guna penyelidikan lebih lanjut.

"Iya telah kita laporkan ke tim siber krim di Polda Jambi, untuk mendalami siapa oknum yang menyebar foto tersebut, posisinya kami sebagai korban," ujarnya.

Ia juga mengatakan yang terpenting sekarang, istrinya jadi korban karena hp istrinya hilang.

"Terlihat dari foto wajah memang mirip istri saya, yang jelas istri saya jadi korban, sekarang kita berfokus bahas masalah ITE," ungkapnya.

Ia juga menanggapi terkait masyarakat menuntut agar dikenakan sangsi hukum adat terhadap istrinya belum bisa dilakukan karena pembuktiannya belum ada.

Alasannya tidak kenakan sangsi hukum adat ke istrinya mengingat hal ini belum tau pasti kebenarannya, ia juga mengatakan berhak mencari kebenarannya.

"Seandainya saya langsung kenakan sangsi ya otomatis istri saya yang bersalah, untuk membuktikan semua ini makannya kita juga laporkan ke pihak Polda Jambi, nanti akan ketemu siapa yang salah," jelasnya.

Baca Juga : Di Muaro Jambi, Denda Rp 50 Ribu Jika Tak Pakai Masker

Sejak kemarin sudah ia sampaikan ke lembaga adat jika istri nya terbukti bersalah ia tidak akan pilah-pilih hukum dan siap kenakan sangsi hukum sesuai adat desa.(*)

Sumber : tribunnews.com