Simak Rahasia Pebalap MotoGP Bisa Langsung Berdiri Usai Kecelakaan ~ KORANJAMBI.COM

Jumat, 06 November 2020

Simak Rahasia Pebalap MotoGP Bisa Langsung Berdiri Usai Kecelakaan

rahasia pebalap motogp bisa langsung berdiri usai kecelakaan

Koranjambi.com, Tak perlu heran kalau pebalap MotoGP bisa langsung berdiri dan jalan meski baru saja mengalami crash. banyak faktor yang membuat mereka bisa melakukan itu.

Kecelakaan terjadi hampir di setiap seri MotoGP. Mulai dari sesi latihan bebas, kualifikasi, dan terlebih ketika balapan. Ada yang kecelakaan ringan, dan tak sedikit yang mengalami cedera parah seperti yang kini terjadi pada Marc Marquez.

Ada tiga hal yang membuat para rider bisa langsung berjalan dengan santainya meski habis kecelakaan. Ini ketiga hal tersebut :

1. Penerapan Ilmu Fisika

Peluang selamat saat kecelakaan MotoGP besar lantaran jatuhnya mereka dari motor merupakan 'jatuh yang terkontrol'. Rider-rider MotoGP tidak mengalami kejadian fatal lantaran mereka tidak menghantam benda solid secara langsung (misalnya menghantam dinding).

Sebaliknya, pembalap MotoGP yang mengalami crash justru terseret di aspal sejauh beberapa puluh meter. Saat terseret itulah kecepatan menurun secara bertahap. Jarak terseret (yang merupakan pengereman) yang panjang ini yang menyelamatkan pebalap.

Baca Juga : Akankah AHRT Bergabung Dengan MRT Guna Ikut MotoGP 2021?

2. Baju Balap yang Canggih dan Aman

Faktor lain yang punya pengaruh besar dalam keselamatan rider MotoGP adalah perlengkapan canggih yang mereka pakai. Baju balap berteknologi tinggi dibuat dari kulit kanguru yang punya daya tahan tinggi namun pada saat bersamaan nyaman dipakai.

Penemuan terbesar dalam teknologi keselamatan baju balap adalah sistem airbag - yang dalam dua tahun terakhir diwajibkan Dorna dipakai oleh setiap pebalap. Saat sensor mendeteksi adanya kecelakaan, airbag secara otomatis akan mengembang dalam hitungan sepersekian detik. Ini membuat rider hanya mengalami sedikit guncangan dan benturan.

Sebagai gambaran, teknologi airbag yang dipakai Alpinestars pada baju balap Marc Marquez mampu mengembang secara penuh dalam waktu 25 milidetik. Jadi sebelum rider menghantam aspal usai mereka terlempar dari motornya, airbag sudah sepenuhnya terbuka.

Baca Juga : Yamaha Diduga Pakai Mesin Ilegal Saat MotoGP Spanyol

3. Pebalap MotoGP Terlatih untuk Jatuh

Pebalap MotoGP punya teknik sendiri saat jatuh. Teknik tersebut harus dipelajari demi menghindari terjadinya cedera serius.

Juara dunia lima kali asal Jerman, Toni Mang, dianggap menjadi rider yang pertama menyiapkan diri menghadapi kecelakaan. Di tahun 1980 dia mempekerjakan mantan instruktur dari angkatan bersenjata Jerman.

Instruktur tersebut bukan hanya memberi pelatihan fisik untuk Mang. Tapi juga mengajarinya bagaimana melakukan soft landing.

Dalam kesehariannya, rider-rider motoGP menjalani latihan untuk memperkuat otot-otot mereka. Ini sekaligus membantu mereka menghindari cedera saat mengalami kecelakaan.(*)


Sumber : detik.com