KORANJAMBI.COM: motogp

Rumah Kosong Korban Pesawat SJ 182 Dibobol Maling

Warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, sedang berduka. Salah satu warganya menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Banjir di Kalsel Rendam 24 Ribu Rumah

10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dilanda banjir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat korban meninggal akibat banjir tersebut jadi 15 orang.

Wisata Danau Sipin Jambi Butuh Lahan Parkir dan WC Umum Tambahan

Obyek wisata Danau Sipin, Kota Jambi, menjadi salah satu destinasi kunjungan di hari-hari libur. Tetapi, ada yang kurang dari obyek wisata ini. Dan itu menyulitkan para pengunjung yang datang ke Danau Sipin.

Harga Sawit di Jambi Terus Naik

Meski di tengah musim hujan, harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan.

Operasional Angkutan Batubara Distop Sementara

Guna menyambut Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi menghentikan sementara truk angkutan batubara selama puncak arus mudik dan arus balik.

Tampilkan postingan dengan label motogp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motogp. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2020

Awal Perjalanan Joan Mir di MotoGP 2020, Hingga Juara Dunia

joan mir juara dunia motogp 2020

Koranjambi.com, Mengawali musim 2020, Pebalap Suzuki Joan Mir tidak diperhitungkan untuk menjadi juara dunia, jika dibandingkan dengan Marc marquez, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, ataupun Fabio Quartararo, Joan Mir tak dianggap sama sekali.

Joan Mir mengawali musim 2020 dengan sangat buruk, Dua kali gagal finis di awal musim. Pertama di seri MotoGP Spanyol di jerez, dan kedua di seri MotoGP Ceko. Karena itu ia tidak diperhitungkan sama sekali untuk menjadi Juara Dunia MotoGP 2020.

Setelah sial diawal musim, Joan Mir bangkit, dan menjadi pebalap dengan meraih podium terbanyak musim ini.

Dari 13 balapan musim ini, Mir tujuh kali naik podium. Podium 3 sebanyak tiga kali, podium 2 juga 3 kali, dan jadi juara di MotoGP Eropa. Ini merupakan pertama kalinya Mir meraih kemenangan di kelas MotoGP.

Keberuntungan berpihak kepada pebalap berusia 23 tahun ini. Dengan hanya sekali menang dan dua kali gagal finis, Joan Mir menjadi Juara Dunia MotoGP 2020. 

Pertanyaannya, Kok bisa Mir Juara Dunia? Padahal, seri 2020 dimenangkan oleh sembilan pebalap yang berbeda.

Dengan tujuh kali podium, bisa dibilang Mir merupakan pebalap yang paling konsisten. Karena Joan Mir adalah satu-satunya pebalap yang meraih podium terbanyak musim ini. Poin Mir yang terkumpul mencapai 171 poin, terpaut 29 poin dari Franco Morbidelli di posisi kedua.

Sebelumnya Fabio Quartararo adalah salah satu pebalap yang diunggulkan menjadi juara. Namun dewi fortuna belum berpihak terhadap Quartararo. Fabio Quartararo gagal finis di MotoGP Valensia yang menjadi penentu gelar juara Joan Mir.(red)


Sumber : detik.com








Minggu, 15 November 2020

Malam Ini MotoGP Valencia Akan Berlangsung Seru, Simak Ulasannya

motogp velencia akan berlangsung seru

Koranjambi, Minggu ini (15/11/20), MotoGP 2020 memasuki seri ke-12. Seri ini juga diberi nama MotoGP Valencia. Balapan akan berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol. 

Bagi penggemar MotoGP, Balapan hari ini bisa disaksikan secara langsung di saluran Trans7, mulai pukul 20.00 malam WIB. Seri ini diprediksi akan sangat menarik, dikarenakan pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020, di hadapan publiknya sendiri.

Seperti diketahui, Joan Mir saat ini menduduki puncak klasemen MotoGP dengan raihan 162 poin. Unggul dari Fabio Quartararo dan Alex Rins di posisi kedua yang sama-sama mengemas 125 poin.

Melihat Suzuki sangat berpeluang mengunci gelar Juara Dunia, Yamaha yang menjadi pesaing terdekatnya pun siap memberikan perlawanan sengit.

Sebagai buktinya, pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli mencetak pole position keduanya musim ini. Morbidelli akan start dari posisi pertama di MotoGP Valencia 2020.

Menemani Morbidelli di grid terdepan, ada nama Jack Miller (Pramac Ducati) di posisi kedua dan Takaaki Nakagami (LCR Honda) di tempat ketiga.

Sementara nama-nama pembalap yang akan start dari posisi keempat hingga keenam, masing-masing diisi oleh Johann Zarco (Reale Avintia), Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing), dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).

Dua pembalap Yamaha lainnya, yakni Fabio Quartararo dan Valentino Rossi bakal start dari posisi ke-11 dan ke-16.

Ayo jangan sampai anda ketinggalan serunya balapan malam ini.(red)


Sumberdetik.com

Senin, 09 November 2020

Duo Pembalap Suzuki Ecstar Raih Podium Satu dan Dua

duo pebalab suzuki ecstar raih podium satu dan dua

Koranjambi.com, Tim Suzuki Ecstar patut berbangga. Dua pebalapnya Joan Mir dan Alex Rins finis pertama dan kedua, di gelaran MotoGP Eropa 2020 di sirkuit Riccardo Tormo, Minggu (8/11/2020) malam WIB. Ini adalah kali pertama Suzuki raih podium 1-2 sejak 1982. Kala itu Suzuki meraihnya di GP Jerman.

Rins yang start dari posisi kedua di balapan tersebut, menyalip Pol Espargaro yang meraih pole position. Tapi di sepertiga akhir, Rins malah melorot ketika tengah dikejar Mir sehingga harus merelakan posisi pertama direbut kompatriotnya itu.

Tambahan 25 poin untuk Joan Mir, membuatnya kukuh di puncak klasemen MotoGP dengan 162 poin, unggul 37 poin dari Fabio Quartararo.

"Selisihnya 37 poin, saya rasa masih ada peluang untuk juara dunia. Seperti yang saya bilang, Mir memang sedikit unggul saat ini, dia adalah favorit juaranya. Tapi kita coba kejar saja dulu," ujar Rins dalam wawancara dengan situs MotoGP usai balapan.

Baca Juga : Klasemen Sementara MotoGP, Joan Mir Duduki Posisi Puncak

Mampukah Joan Mir jadi juara di MotoGP Valencia pekan depan? atau Alex Rins bakal memberi kejutan. Yuk sama-sama kita nantikan.(*)


Sumber detik.com

Minggu, 08 November 2020

Hasil lengkap Kualifikasi MotoGP Eropa 2020

hasil lengkap kualifikasi motogp eropa 2020

Koranjambi.com, Kualifikasi MotoGP Eropa berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo, Sabtu (7/11/2020). Pol Espargaro berhasil mencatatkan waktu tercepat di kualifikasi ini.

Dengan hasil itu, Pol Espargaro memulai balapan, Minggu (8/11/2020) di posisi pole, kemudian disusul oleh Alex Rins, dan Takaaki Nakagami di posisi ketiga.

Sementara Valentino Rossi yang absen dalam dua seri sebelumnya, hanya mampu berada di posisi ke-18.

Seperti diketahui, absennya Valentino Rossi pada dua seri sebelumnya dikarenakan terinfeksi Covid-19.

Jack Miller, Miguel Oliveira, Franco Morbidelli, dan Brad Binder melengkapi 10 besar.

Berikut hasil lengkap Kualifikasi MotoGP Eropa

1. Pol Espargaro Red Bull KTM (RC16) 1'40.434s 8/9 315k

2. Alex Rins Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.041s 8/9 318k

3. Takaaki Nakagami LCR Honda (RC213V) +0.096s 5/8 313k

4. Johann Zarco Reale Avintia (GP19) +0.143s 5/5 317k

5. Joan Mir Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.270s 8/8 313k

6. Jack Miller Pramac Ducati (GP20) +0.459s 2/5 318k

7. Aleix Espargaro Aprilia Gresini (RS-GP) +0.563s 8/8 314k

8. Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.894s 9/9 314k

9. Franco Morbidelli Petronas Yamaha (YZR-M1) +1.123s 3/8 310k

10. Brad Binder Red Bull KTM (RC16)* +1.347s 8/9 314k

11. Fabio Quartararo Petronas Yamaha (YZR-M1) +1.509s 4/9 315k

12. Andrea Dovizioso Ducati Team (GP20) +1.815s 8/8 324k

13. Stefan Bradl Repsol Honda (RC213V) 1'41.01s 7/8 315k

14. Alex Marquez Repsol Honda (RC213V)* 1'41.276s 9/9 317k

15. Maverick ViƱales Monster Yamaha (YZR-M1) 1'41.31s 7/7 313k

16. Cal Crutchlow LCR Honda (RC213V) 1'41.311s 7/8 317k

17. Francesco Bagnaia Pramac Ducati (GP20) 1'41.395s 6/9 321k

18. Valentino Rossi Monster Yamaha (YZR-M1) 1'42.039s 6/9 310k

19. Danilo Petrucci Ducati Team (GP20) 1'42.244s 4/9 320k

20. Lorenzo Savadori Aprilia Gresini (RS-GP) 1'42.532s 6/9 310k

21. Tito Rabat Reale Avintia (GP19) 1'43.03s 7/9 315k

(*)


Sumber  : detik.com

Jumat, 06 November 2020

Tak Patuh Aturan MotoGP, Yamaha Diberi Sanksi


Koranjambi.com, Hasil investigasi yang dilakukan FIM MotoGP terhadap yamaha, bahwa yamaha motor company tidak mematuhi protokol, yang mana yamaha harus memperoleh suara bulat dari asosiasi produsen olahraga sepeda motor (Motorcycle Sport Manufacturers Association/MSMA) untuk perubahan teknis motornya.

Akibatnya yamaha motor company harus mendapat Sanksi. Berdasar pasal 3.5.5 dari peraturah kejuaraan dunia FIM grand prix, Sanksi ini diberikan karena ada pelanggaran teknis pada mesin yang digunakan yamaha YZR-M1. Adalah Stewards Panel MotoGP FIM yang langsung memberikan sanksi terhadap yamaha.

Seperti diketahui, setiap modifikasi pada mesin balap selama satu musim membutuhkan persetujuan dengan suara bulat dari semua anggota MSMA. Pada awal musim MotoGP 2020, Yamaha menghadapi masalah teknis pada mesin YZR-M1 yang membutuhkan katup pengganti dengan desain baru.

Berita Terkait : Yamaha Diduga Pakai Mesin Ilegal Saat MotoGP Spanyol

Valentino Rossi dan Franco Morbidelli sempat gagal finis gara-gara mesin motornya bermasalah di dua balapan yang digelar di Jerez. Analisis yang dilakukan pada saat itu mengaitkan masalah pada katup mesin.

Karena alasan ini, Yamaha Motor Company dikurangi 50 poin Konstruktor. Untuk kategori tim, Monster Energy Yamaha MotoGP dikenakan penalti 20 poin dan Petronas Yamaha SRT dikurangi 37 poin. Pengurangan poin konstruktor dan tim Yamaha tersebut berkaitan dengan pelanggaran protokol teknis.

Sementara itu, pebalap Yamaha tidak menerima penalti apa pun. Keempat pebalap Yamaha yakni Valentino Rossi, Maverick Vinales, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli mempertahankan posisi Kejuaraan Dunia Riders.

Adapun posisi Yamaha dalam kejuaraan Konstruktor dan Tim turun karena penalti ini. Berikut klasemen sementara konstruktor dan tim MotoGP 2020:


CONSTRUCTOR CHAMPIONSHIP:

Ducati - 171

Suzuki - 163

Yamaha - 158

KTM - 143

Honda - 117

Aprilia - 36


TEAM CHAMPIONSHIP:

Team Suzuki Ecstar - 242

Petronas Yamaha SRT - 198

Ducati Team - 180

Red Bull KTM Factory Racing - 157

Monster Energy Yamaha MotoGP - 156

Pramac Racing - 128.


(*)


Sumber : detik.com

Simak Rahasia Pebalap MotoGP Bisa Langsung Berdiri Usai Kecelakaan

rahasia pebalap motogp bisa langsung berdiri usai kecelakaan

Koranjambi.com, Tak perlu heran kalau pebalap MotoGP bisa langsung berdiri dan jalan meski baru saja mengalami crash. banyak faktor yang membuat mereka bisa melakukan itu.

Kecelakaan terjadi hampir di setiap seri MotoGP. Mulai dari sesi latihan bebas, kualifikasi, dan terlebih ketika balapan. Ada yang kecelakaan ringan, dan tak sedikit yang mengalami cedera parah seperti yang kini terjadi pada Marc Marquez.

Ada tiga hal yang membuat para rider bisa langsung berjalan dengan santainya meski habis kecelakaan. Ini ketiga hal tersebut :

1. Penerapan Ilmu Fisika

Peluang selamat saat kecelakaan MotoGP besar lantaran jatuhnya mereka dari motor merupakan 'jatuh yang terkontrol'. Rider-rider MotoGP tidak mengalami kejadian fatal lantaran mereka tidak menghantam benda solid secara langsung (misalnya menghantam dinding).

Sebaliknya, pembalap MotoGP yang mengalami crash justru terseret di aspal sejauh beberapa puluh meter. Saat terseret itulah kecepatan menurun secara bertahap. Jarak terseret (yang merupakan pengereman) yang panjang ini yang menyelamatkan pebalap.

Baca Juga : Akankah AHRT Bergabung Dengan MRT Guna Ikut MotoGP 2021?

2. Baju Balap yang Canggih dan Aman

Faktor lain yang punya pengaruh besar dalam keselamatan rider MotoGP adalah perlengkapan canggih yang mereka pakai. Baju balap berteknologi tinggi dibuat dari kulit kanguru yang punya daya tahan tinggi namun pada saat bersamaan nyaman dipakai.

Penemuan terbesar dalam teknologi keselamatan baju balap adalah sistem airbag - yang dalam dua tahun terakhir diwajibkan Dorna dipakai oleh setiap pebalap. Saat sensor mendeteksi adanya kecelakaan, airbag secara otomatis akan mengembang dalam hitungan sepersekian detik. Ini membuat rider hanya mengalami sedikit guncangan dan benturan.

Sebagai gambaran, teknologi airbag yang dipakai Alpinestars pada baju balap Marc Marquez mampu mengembang secara penuh dalam waktu 25 milidetik. Jadi sebelum rider menghantam aspal usai mereka terlempar dari motornya, airbag sudah sepenuhnya terbuka.

Baca Juga : Yamaha Diduga Pakai Mesin Ilegal Saat MotoGP Spanyol

3. Pebalap MotoGP Terlatih untuk Jatuh

Pebalap MotoGP punya teknik sendiri saat jatuh. Teknik tersebut harus dipelajari demi menghindari terjadinya cedera serius.

Juara dunia lima kali asal Jerman, Toni Mang, dianggap menjadi rider yang pertama menyiapkan diri menghadapi kecelakaan. Di tahun 1980 dia mempekerjakan mantan instruktur dari angkatan bersenjata Jerman.

Instruktur tersebut bukan hanya memberi pelatihan fisik untuk Mang. Tapi juga mengajarinya bagaimana melakukan soft landing.

Dalam kesehariannya, rider-rider motoGP menjalani latihan untuk memperkuat otot-otot mereka. Ini sekaligus membantu mereka menghindari cedera saat mengalami kecelakaan.(*)


Sumber : detik.com

Yamaha Diduga Pakai Mesin Ilegal Saat MotoGP Spanyol

yamaha diduga pakai mesin ilegal saat balapan

Koranjambi.com, Dada awal musim MotoGP 2020, Yamaha memang dilanda masalah teknis. Valentino Rossi dan Franco Morbidelli sempat gagal finis gara-gara mesin motornya bermasalah di dua balapan yang digelar di Jerez. Analisis yang dilakukan pada saat itu mengaitkan masalah pada katup dari pemasok sekunder.

Karena aturan pembekuan mesin, Yamaha tidak dapat membuka segel mesinnya untuk sepenuhnya memperbaiki hal ini. Meski, Yamaha sempat meminta dengan alasan keamanan untuk melakukan hal ini ke pabrikan lain, tapi membatalkan permintaan tersebut. Untuk mengatasinya, sejak balapan di Jerez, diketahui bahwa pebalap Yamaha menggunakan mesin yang sedikit dibatasi demi menghindari masalah berulang.

Kini, Yamaha sedang diselidiki karena diduga menjalankan mesin untuk balapan, padahal mesin sampel yang diserahkan ke direksi teknis MotoGP untuk homologasi tidak terdapat katup.

Kabar mengenai Yamaha di MotoGP diduga menggunakan mesin ilegal, diembuskan oleh laman Autosport jelang digelarnya MotoGP Eropa. Hal ini membuat yamaha di MotoGP sedang diselidiki, pihak yamaha sendiri belum mengomentari penyelidikan tersebut.

Jika terbukti bersalah, sanksi bisa berdampak besar pada harapan juara Yamaha. Padahal, tiga pebalap Yamaha seperti Quartararo, Vinales, dan Morbidelli memiliki selisih poin yang tipis dengan pemimpin klasemen saat ini.

Baca Juga : Tradisi Neres, Ritual Wanita Mandi Bersama di Sungai, Simak Videonya

Keempat pebalap Yamaha telah membuka lima mesin yang dialokasikan musim ini. Vinales dinilai paling kesulitan karena menggunakan mesin keempat dan kelima dengan jarak tempuh yang paling jauh. Jika Vinales terpaksa membuka segel mesin keenam dalam tiga balapan terakhir, pebalap asal Spanyol tersebut harus start dari pitlane.(*)


Sumber : detik.com

Kamis, 05 November 2020

Akankah AHRT Bergabung Dengan MRT Guna Ikut MotoGP 2021?

mandalika racing team motogp indonesia 2021

Koranjambi.com, 2021 Indonesia bisa berbangga dengan keikutsertaannya dalam ajang motoGP. Adalah Mandalika Racing Team (MRT) yang akan mewakili Indonesia dalam ajang MotoGP. 

Indonesia kali ini tak mau hanya jadi tuan rumah saja, tahun 2021 Mandalika Racing Team akan berlaga di ajang Moto2 semusim penuh.

Berita Terkait Ini 10 Fakta Menarik Perihal Tim MotoGP Indonesia

Selama ini pebalap Indonesia cuma bisa "menumpang" di tim lain, seperti halnya Andi Farid Izdihar di IDEMITSU Honda Team Asia di kelas Moto2. Kebanyakan mereka adalah pembalap didikan akademi dari pabrikan top seperti Honda atau Yamaha.

Sejatinya, Mandalika Racing Team (MRT) akan mencari bibit pembalap terbaik yang nantinya akan direkrut untuk membalap selama semusim penuh di 2021 ini. 

Bicara soal tim Moto2, tentu tidak lengkap jika tidak membawa Astra Honda Racing Team (AHRT). Tim milik Astra Honda Motor Indonesia itu diketahui sudah lama melakukan pembinaan kepada para pebalap di Tanah Air. Sudah banyak lulusan AHRT yang tampil di ajang nasional dan internasional.

Untuk tahun ini, pembalap AHRT, Mario Suryo Aji, turun di CEV Moto3 Championship yang baru selesai akhir pekan kemarin. Maka publik pun bertanya, apakah ada pebalap AHRT yang ditarik ke Mandalika Racing Team?

Baca Juga : Akun FB Mengatasnamakan Tim Haris-Sani Rasis, Nauli : Dipastikan Bukan Tim!

Atau malah AHRT akan membuat tim sendiri untuk turun di Moto2 atau Moto3? Terkait hal ini, AHRT mengaku tidak bisa berkomentar banyak karena memang belum ada pembicaraan dengan Mandalika Racing Team.

"Saya rasa semua masyarakat Indonesia ingin melihat Mandalika Racing Team. Ini sebagai bentuk antusiasme atas dunia balap. Terkait kerjasamanya nanti, sampai saat ini belum tahu dan belum bisa ngasih tahu. Sebab belum ada kerjasama apapun dengan Honda," ujar Manager Motorsport Dept. PT Astra Honda Motor, Rizky Christianto, Selasa (3/11/2020) sore WIB.

"Turun bareng atau tidak, kita belum tahu. Kita akan umumkan kalau ada kepastian. Kita menyambut baik semua hal yang bertujuan meningkatkan prestasi balap Indonesia," tutupnya.(red)


Sumber : sport.detik.com

Sabtu, 24 Oktober 2020

Ini 10 Fakta Menarik Perihal Tim MotoGP Indonesia

10 fakta tim motogp indonesia
Penampakan desain motor yang akan dimiliki oleh Tim MotoGP Indonesia 


Koranjambi.com, Tahun 2021 Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah motoGP. Tak hanya mempersiapkan pembangunan sirkuit, Indonesia juga sudah mempersiapkan tim yang akan berlaga di ajang motoGP nanti. 

Kabar kemunculan Tim Motogp Indonesia diumumkan awal Oktober lalu. Tim ini mendapatkan dukungan dari pemerintah, dan BUMN sebagai sponsor juga sudah merestui Tim MotoGP Indonesia ini.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Tim Motogp Indonesia.

1. Digagas oleh Anggota DPR Komisi VI

Kabar Indonesia ikut MotoGP di kelas Moto2 diumumkan pada Jumat (9/10/2020). Tim ini digagas oleh Anggota DPR Komisi VI, Rapsel Ali.

Pada kesempatan tersebut diumumkan bahwa Tim MotoGP Indonesia meminta persetujuan dan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Menpora Zainudin Amali pun langsung memberikan izin serta dukungannya.

2. Pakai Mesin Triumph

Berpartisipasi di kelas Moto2, Tim MotoGP Indonesia akan mengikuti regulasi Dorna terkait spesifikasi mesin. Semua motor di kelas Moto2 menggendong mesin Triumph berkapasitas 765 cc. 

Mesin tiga silinder 765 cc untuk motor Moto2 itu mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 140 daya kuda pada 14.000 rpm. Mesin itu mampu membawa motor melesat hingga kecepatan lebih dari 300 km/jam yang telah dicapai Nicolo Bulega di Mugello.

3. Didukung 3 Kementerian

Selain Kemenpora, Tim MotoGP Indonesia meminta restu ke Kementerian Pariwisata dan Kementerian BUMN. Alhasil dua kementerian itu setuju untuk memberikan dukungannya.

Dukungan dari Kementerian BUMN berupa mandat pada BUMN untuk menjadi sponsor dari Tim MotoGP Indonesia. Kabar ini disampaikan langsung oleh Rapsel Ali, Jumat (16/10/2020).

4. Bakal Launching di Hari Sumpah Pemuda

Setelah beragam persiapan selesai, Tim MotoGP Indonesia akan memperkenalannya ke publik. Rencananya Tim MotoGP Indonesia akan diluncurkan secara resmi pada 28 Oktober 2020 dimana bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

5. Akan Punya Duet Rider Lokal dan Asing

Sebagai tim balap yang baru berkecimpung di MotoGP, tim ini belum memiliki ilmu dan pengalaman yang cukup. Untuk itu Rapsel meramu tim dengan campuran tenaga asing baik dari teknisi dan pebalapnya.

Cara ini dipilih agar Tim MotoGP Indonesia bisa memperoleh ilmu dan pengalaman langsung dari ahlinya. Mengenai pebalap, Dimas Ekky menjadi salah satu joki Tim MotoGP Indonesia di kelas Moto2.

6. Ikut Semusim Penuh

Pembentukan Tim MotoGP Indonesia tidak hanya menjadi bintang tamu, yang artinya, Tim ini akan menjadi tim resmi untuk berkompetisi semusim penuh. Semua seri balapan di musim depan akan diikuti, dengan demikian Tim MotoGP Indonesia akan memiliki kesempatan menjadi juara MotoGP kelas Moto2.

Baca Juga : Klasemen Sementara MotoGP, Joan Mir Duduki Posisi Puncak

7. Butuh Biaya Puluhan Miliar

Hingga saat ini Rapsel masih menutup rapat informasi mengenai biaya pembentukan serta keikutsertaannya di MotoGP. 

Sebagai pembanding, di tahun 2018 Giovanni Cuzari pernah membocrokan berapa biaya operasional tim Moto2. Giovanni Cuzari sendiri adalah bos Forward Racing, yang musim ini masih berlaga di Moto2. Dua tahun lalu kepada Crash, Giovanni Cuzari menyebut angka 2,6 juta euro (sekitar Rp 45,1 miliar) biaya yang dibutuhkan untuk operasional tim Moto2 selama setahun.

8. Dinamai Mandalika Racing Team

Tim MotoGP Indonesia menamai timnya menjadi Mandalika Racing Team Indonesia. Nama ini identik dengan lintasan balap yang sedang dibangun di Indonesia dan akan dipakai mulai musim depan.

Mandalika Racing Team Indonesia memiliki visi meningkatkan prestasi dan kesejahteraan pembalap, juri, mekanik Indonesia. Misi utamanya adalah melakukan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan.

9. Sudah Punya Desain Motor

Melalui akun Instagram @mandalikaracingteam, desain awal motor yang akan dipakai untuk berlaga di ajang motoGP sudah ditampilkan. Dari sisi warna, tim MotoGP Indonesia bakal mengombinasikan warna merah dan putih.

Warna merah disematkan pada area fascia, spakbor depan, tangki, bodi bawah belakang, dan sedikit di area engine guard. Sementara warna putih dilabur di bagian fairing dan seat cover belakang.

10. Disponsori BUMN Raksasa

Tim MotoGP Indonesia yang kini resmi bernama Mandalika Racing Team Indonesia akan didukung oleh BUMN. Tak tanggung-tanggung dukungan yang diberikan BUMN kepada tim ini. 4 BUMN raksasa berkolaborasi membantu Mandalika Racing Team Indonesia.

BUMN tersebut yaitu, Pertamina, Telkom Indonesia, Garuda Indonesia, dan Pegadaian sudah dipastikan menjadi sponsor tim. Selain itu masih ada satu BUMN lagi yang akan menjadi sponsor, namun namanya masih dirahasikan.


Sumber : detik.com

Minggu, 27 September 2020

Rossi Tak Sabar Balapan di Indonesia


Koranjambi.com, Teka-teki masa depan Valentino Rossi di MotoGP akhrinya terjawab usai memastikan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT di 2021. Ia akan menjadi duet baru Franco Morbidelli di MotoGP musim depan.

Kepastian tersebut sekaligus memastikan Rossi akan turun di GP Indonesia. The Doctor pun menegaskan sudah tak sabar kembali membalap di Indonesia.

“Saya pernah balapan di Indonesia, di (Sirkuit) Sentul. Waktu itu turun di kelas 125 pada 1997, dan saya menang.” ujar Rossi di situs resmi MotoGP, Sabtu (26/7).

“Saya sering ke Indonesia setelah itu bersama Yamaha. Kegemaran masyarakat Indonesia terhadap MotoGP sangat hebat dan tentunya ada banyak fans di sana,” lanjutnya.

Ya, Indonesia sudah dipastikan bakal menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun depan. Hal itu setelah GP Indonesia terpampang di kalender balapan untuk musim 2021.

Hingga saat ini belum ada waktu resmi dari penyelenggaraan tersebut. Di kalender resmi, GP Indonesia berada di seri ke-15 yang akan digelar setelah GP Malaysia dan Thailand.

GP Indonesia akan digelar di Mandalika, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga saat ini, Sirkuit Mandalika masih dalam proses pembangunan. Rencananya, pada September hingga Desember, pengerjaan memasuki pengaspalan sebanyak tiga lapis.

Baca Juga : Calon Walikota Sungai Penuh AZ-AS Kukuhkan Tim Pendung Hiang dan Koto Padang

Pembangunan Sirkuit Mandalika menelan dana Rp 3,6 triliun. Kawasan wisata dan berbagai fasilitas pun dipersiapkan untuk mendukung gelaran MotoGP ini seperti hotel, convention centre, dan retail centre. (red)


Sumber : kumparan.com


The post Valentino Rossi Tak Sabar Balapan di Trek Baru Indonesia appeared first on Berita Jambi Seru Com.



source https://www.jambiseru.com/berita/2020/27/09/valentino-rossi-tak-sabar-balapan-di-trek-baru-indonesia