Jambi, Koranjambi.com – Wali Kota Jambi, Maulana, mempertegas komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam menciptakan kehidupan beragama yang inklusif dan berkeadilan. Komitmen ini diwujudkan melalui pemberian apresiasi bagi insan berprestasi serta jaminan kesejahteraan bagi para penggerak keagamaan di akar rumput.
Hal tersebut ditegaskan Maulana saat menyerahkan penghargaan kepada kafilah Kota Jambi yang sukses menyabet gelar Juara Umum pada perhelatan MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi baru-baru ini.
Hadiah Umroh bagi Sang Juara
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Maulana mengumumkan bahwa pemerintah akan memberangkatkan umroh bagi para pemenang Juara 1 dan Juara 2.
”Ini bukan sekadar hadiah seremonial, melainkan motivasi besar agar pembinaan prestasi keagamaan di Kota Jambi terus tumbuh, berkelanjutan, dan melahirkan generasi yang religius,” ujar Maulana.
Insentif Meluas ke Seluruh Lintas Agama
Tak hanya fokus pada prestasi kompetisi, Pemkot Jambi juga memprioritaskan kesejahteraan para pejuang keagamaan. Tahun ini, insentif akan disalurkan kepada:
- Guru Ngaji dan Ustaz Pondok Pesantren.
- Guru Madrasah Takmiliyah dan PAMI.
- Petugas pemandi jenazah.
Menariknya, kebijakan ini kini bersifat lintas agama. Pemkot Jambi mulai merangkul guru Sekolah Minggu (Kristiani) serta tengah melakukan pendataan bagi pembina keagamaan di Klenteng dan rumah ibadah agama lainnya.
”Kami ingin kehidupan beragama di Kota Jambi tumbuh bersama dan saling menguatkan. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam perhatian pemerintah,” tambahnya.
Target Tuan Rumah MTQ Mendatang
Menatap agenda ke depan, Kota Jambi telah bersiap menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi tahun ini. Maulana mematok target ambisius: “Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Prestasi”. Ia bertekad agar Kota Jambi tidak hanya menjadi penyelenggara terbaik, tetapi juga mampu mempertahankan predikat Juara Umum.
Guna mendukung ekosistem religi yang kondusif, Pemkot Jambi juga telah menyiapkan dana hibah bagi seluruh organisasi keagamaan. Langkah ini diharapkan menjadi energi positif dalam memperkokoh harmoni sosial dan membangun masyarakat yang beradab.
”Semoga ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Kota Jambi yang religius dan rukun dalam keberagaman,” pungkasnya. (Ris)













