Berita  

Menanti Ketegasan Hukum di Danau Kedap: Harapan Warga atas Ketenangan Desa dari Praktik Terlarang

Soal Oknum Bacakada Diduga Pecandu Narkoba, ini Kata Direktur RSRM Jambi
(foto: ilustrasi)

MUARO JAMBI, Koranjambi.com – Suasana di Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, belakangan ini menjadi sorotan masyarakat setempat. Harapan akan lingkungan yang aman dan tertib kini menjadi perbincangan hangat menyusul adanya aktivitas yang dinilai meresahkan warga terkait dugaan peredaran narkoba dan tindakan ugal-ugalan oknum warga berinisial H alias Ol.

​Warga Desa Danau Kedap mengeluhkan keberadaan sebuah tempat yang diduga dijadikan titik kumpul aktivitas terlarang tepat di depan rumah oknum tersebut. Keberadaannya yang mencolok seolah menjadi simbol tantangan terhadap aturan hukum yang berlaku.

​Berdasarkan informasi di lapangan, oknum tersebut kerap mengklaim memiliki kedekatan dengan pihak-pihak tertentu untuk meyakinkan warga bahwa aktivitasnya tidak dapat tersentuh. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dapat tergerus jika tidak ada tindakan nyata.

​Selain isu narkoba, perilaku oknum ini juga sering memicu konflik sosial. Beberapa catatan keresahan masyarakat meliputi:

​Catatan Perselisihan: Seringnya terjadi gesekan fisik atau penganiayaan yang proses hukumnya dinilai warga belum memberikan efek jera.

​Kenyamanan Lingkungan: Aksi berkendara yang ugal-ugalan di dalam lingkungan desa yang membahayakan keselamatan anak-anak dan warga lainnya.

​Beban Moral Perangkat Desa: Meski oknum tersebut memiliki hubungan kekerabatan dengan perangkat desa, warga memahami bahwa aturan hukum harus tetap tegak berdiri tanpa memandang bulu.

​Informasi yang beredar menyebutkan bahwa oknum berinisial H alias Ol telah diamankan oleh pihak kepolisian di kawasan Buluran pada Minggu sore (18/01/2026). Momentum ini dipandang warga sebagai ujian bagi integritas penegakan hukum di wilayah Jambi.

​Masyarakat menaruh harapan besar kepada Kapolda Jambi serta jajaran Polres Muaro Jambi agar kasus ini diproses secara transparan dan tuntas. Langkah tegas dari kepolisian sangat dinantikan guna mencegah potensi aksi massa yang tidak diinginkan akibat rasa frustrasi yang menumpuk.

​”Kami hanya ingin desa kami kembali tenang. Kami mendukung penuh kepolisian untuk bertindak tegas agar tidak ada lagi oknum yang merasa bisa berdiri di atas hukum,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat. (*)