Berita  

Gerakan Penataan Makam Sesuai Syariat Islam Digencarkan di Batanghari

Batang Hari, Koranjambi.com – Pemerintah Kabupaten Batanghari bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat menggelar sosialisasi rencana aksi gerakan bersama dalam memuliakan ahli kubur melalui penataan makam yang sesuai dengan syariat Islam.

Kegiatan ini berlangsung di ruang Pola Kantor Bupati Batanghari dan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.

Asisten I Setda Batanghari, Muhammad Rifa’i, yang mewakili bupati, menegaskan pentingnya mengembalikan tata kelola pemakaman kepada ajaran Islam yang menekankan kesederhanaan dan ketertiban.

Ia menyampaikan bahwa penghormatan kepada orang yang telah wafat tidak harus diwujudkan dalam bentuk pembangunan makam yang berlebihan.

Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan pedoman berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang melarang praktik menghias dan membangun makam secara berlebihan.

Hal ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi masyarakat dalam memperlakukan makam dengan lebih bijak.

Selain aspek keagamaan, penataan makam yang sesuai juga dinilai mampu menciptakan lingkungan pemakaman yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi para peziarah.

Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan gerakan ini secara nyata di lingkungan masing-masing.

Melalui langkah ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga nilai kesederhanaan serta menghormati mereka yang telah wafat sesuai dengan tuntunan agama. (nad)