Jambi, Koranjambi.com – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Parlemen Pelajar Provinsi Jambi Tahun 2026. Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Jambi ini digelar di Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi pada Rabu (17/06/2026).
Mengusung tema “Suara Pelajar, Harapan Bangsa”, forum simulasi parlemen ini berlangsung selama tiga hari (15–17 Juni 2026). Acara ini diikuti puluhan pelajar dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Jambi yang terbagi ke dalam 9 fraksi pelajar.
Dalam sesi bertajuk “Young Voices, Real Changes: Ketika Aspirasi Pemuda Menjadi Arah Pembangunan Kota”, Diza menantang para peserta untuk mengidentifikasi sekaligus merumuskan solusi atas masalah riil di masyarakat, mulai dari banjir, sampah, beasiswa, hingga perbaikan infrastruktur.
Sentil Ketergantungan pada AI
Ada hal menarik yang ditekankan Diza saat menanggapi pemaparan argumen para peserta. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak terlalu mengandalkan kecerdasan buatan dalam menyusun pemikiran kritis.
“Jangan terlalu bergantung pada ChatGPT. Bangun argumentasi dengan landasan yang kuat dan relevan. Argumentasi yang berkualitas harus didukung oleh evaluasi yang mendalam, data yang akurat di lapangan, serta tingkat relevansi yang tinggi terhadap persoalan yang dibahas,” tegas Diza.
Menurutnya, merumuskan kebijakan publik tidak bisa hanya bermodalkan isu yang sedang viral di media sosial, melainkan harus berbasis data lapangan yang komprehensif.
Peluang Bonus Demografi dan Program BALIKAT
Lebih lanjut, Diza memaparkan data bahwa generasi muda saat ini menguasai 52 persen populasi Indonesia, dan diprediksi melonjak hingga 60 persen dalam sepuluh tahun ke depan. Untuk menghadapi tantangan itu, Pemkot Jambi telah menyiapkan wadah peningkatan kapasitas lewat program Balai Kerja Tematik (BALIKAT).
Melalui BALIKAT, industri ekonomi kreatif lokal akan digenjot. Peserta yang potensial dan lolos kurasi nantinya bakal diberikan akses permodalan untuk mengembangkan UMKM secara mandiri.
“Yang bisa kami lakukan adalah memberikan kesempatan yang sama. Peserta yang memiliki potensi akan kami bina, evaluasi, dan kurasi hingga memperoleh akses permodalan,” jelasnya.
Simulasi Cegah Apatisme Politik
Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua Umum PW IPM Provinsi Jambi, Muhammad Ade Tisna. Ia berterima kasih atas dukungan penuh Pemkot Jambi terhadap ruang dialektika pelajar ini.
“Kegiatan ini kami inisiasi untuk mensimulasikan para pelajar menjadi anggota legislatif. Tujuannya agar 5 hingga 10 tahun ke depan mereka tidak apatis terhadap politik, melainkan mampu memahami dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi,” ungkap Ade.
Daftar 9 Fraksi Parlemen Pelajar 2026:
- Fraksi Amanat Pelajar (6 peserta)
- Fraksi Karya Pelajar (6 peserta)
- Fraksi Gerakan Pelajar (6 peserta)
- Fraksi Pelajar Perjuangan (6 peserta)
- Fraksi Pelajar Nasional (6 peserta)
- Fraksi Demokrasi Pelajar (5 peserta)
- Fraksi Kebangkitan Pelajar (5 peserta)
- Fraksi Persatuan Pelajar (5 peserta)
- Fraksi Kesejahteraan Pelajar (5 peserta)
Turut hadir dalam penutupan acara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jambi Drs. Mordiansyah, Kabid Ormas Kesbangpol Kota Jambi Syukri Al Hikam, serta jajaran pengurus PW IPM Jambi.













