Jambi, Koranjambi.com – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., menghadiri Deklarasi Bersama dan Sinergi Lintas Sektor di Hotel Aston Jambi, Kamis (18/6/2026).
Acara bertajuk “Akselerasi Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Guna Mewujudkan Penjaminan Mutu Pendidikan di Provinsi Jambi” ini dibuka langsung oleh Dirjen PAUD Dikdas PNFI Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Bunda PAUD Provinsi Jambi Hesnidar Haris, Kepala BPMP Provinsi Jambi Juwita Iranita Lumban Gaol, serta jajaran kepala daerah, Kepala Dinas Pendidikan, dan tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) se-Provinsi Jambi.
Dalam arahannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa sektor pendidikan adalah pilar krusial dalam pembangunan sebuah bangsa. Menurutnya, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bukan sekadar formalitas urusan birokrasi, melainkan instrumen vital untuk menjamin hak anak mendapatkan pendidikan bermutu.
“Pendidikan adalah fondasi utama untuk mencetak SDM yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Oleh sebab itu, peningkatan capaian SPM harus menjadi komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Maulana.
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mendongkrak mutu pendidikan pun berbuah manis. Maulana membeberkan, realisasi peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di Kota Jambi pada tahun 2025 sukses melampaui target yang ditetapkan.
Merujuk data Rapor Pendidikan Kemendikdasmen, indikator SPM Kota Jambi menyentuh angka 72,87 dan masuk dalam kategori Tuntas Pratama. Prestasi ini diperkuat oleh penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di mana capaian SPM Pendidikan Kota Jambi sukses tembus 100 persen dengan predikat Tuntas Utama.
“Capaian positif ini tidak lepas dari melonjaknya Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 5-6 tahun. Dari yang sebelumnya hanya 59,21 persen pada 2024, melesat menjadi 88,10 persen di tahun 2025. Ini adalah buah manis dari kolaborasi bersama Bunda PAUD Nadiyah lewat program Sapa Bahagia,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat terhadap perkembangan dunia pendidikan di daerah, mulai dari aspek digitalisasi hingga penguatan literasi.
Sebagai langkah nyata, Pemprov Jambi berencana membangun dua sekolah terintegrasi khusus untuk menampung anak-anak berprestasi di wilayah Kabupaten Tebo dan Tanjung Jabung Timur.
“Ini terobosan luar biasa, ditambah lagi nanti ada program Sekolah Rakyat. Kewajiban kita di daerah sekarang adalah menyiapkan lahannya. Semua ini demi mencetak kualitas SDM Jambi yang jauh lebih baik,” tandas Al Haris.
Agenda strategis tersebut diakhiri dengan prosesi penandatanganan Deklarasi Bersama dan Sinergi Lintas Sektor sebagai simbol komitmen kuat dalam mempercepat mutu pendidikan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. (ris)













