Jambi, Koranjambi.com — Dinas Pendidikan Kota Jambi menggelar Sosialisasi Parenting Anak Usia Dini 2026 di Aula Drs. H. Hasip Kalimuddin Syam, M.M., Kompleks TK dan SD Islam Al Falah, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, sebagai langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan orang tua demi menciptakan layanan PAUD yang berkualitas.
Mengusung semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Bahagia Tahun Ajaran 2026, acara ini dihadiri sekitar 180 peserta yang merupakan perwakilan wali murid dari 11 kecamatan se-Kota Jambi.
Kedatangan Bunda PAUD disambut hangat lewat tarian massal yang dibawakan oleh siswa-siswi TK dan SD Islam Al Falah. Suasana penuh keakraban kian terasa saat Nadiyah berinteraksi, bermain, dan bernyanyi bersama para murid.
Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan seragam sekolah secara simbolis untuk siswa baru TK Pembina, serta paket makanan tambahan sebagai wujud perhatian terhadap pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Dorong Mindful Parenting dan Hapus Syarat Calistung
Hadir sebagai narasumber utama, Nadiyah membawakan materi bertajuk “Mindful Parenting: Mengasuh Anak dengan Sabar dan Kesadaran”. Ia menekankan pentingnya kehadiran penuh orang tua dalam mengasuh anak, mengendalikan emosi, serta mendengarkan anak tanpa menghakimi.
“Pengasuhan berkesadaran berarti orang tua benar-benar hadir untuk anak, bukan sekadar menjalankan rutinitas. Yang dibutuhkan bukan hanya ibu, tetapi juga sosok ayah agar pengasuhan berjalan konsisten dan tidak membingungkan anak,” ujar Nadiyah.
Nadiyah juga mengingatkan bahwa pengujian membaca, menulis, dan berhitung (calistung) kini bukan lagi syarat wajib untuk masuk SD. Fokus utama pendidikan anak usia dini saat ini bergeser pada penguatan 6 Fondasi Kesiapan Sekolah, yaitu:
- Nilai agama dan budi pekerti.
- Keterampilan sosial dan bahasa.
- Kematangan emosi.
- Kematangan kognitif.
- Keterampilan motorik dan perawatan diri.
- Pemaknaan belajar yang positif.
“Investasi terbaik adalah pada masa anak usia dini karena perkembangan otak di periode ini sangat menentukan masa depan mereka,” tegasnya.
Selain Nadiyah, hadir pula Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. Mastikawati, M.Pd., yang memaparkan materi “Neuro Parenting: Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia 5–6 Tahun melalui Pengasuhan Responsif Berbasis Neurosains”.
Dukungan Pemkot Jambi untuk Akses Pendidikan
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Jambi, Husna Marlina, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan orang tua mengenai pola asuh produktif, kesehatan, gizi, hingga edukasi keselamatan anak di lingkungan keluarga.
Ia menuturkan, Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen menjamin akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai program unggulan, seperti Wajib Belajar 12 Tahun, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), dan Program Kartu Bahagia.
“Tahun ini ada sekitar 490 anak dari keluarga kurang mampu yang menerima bantuan berdasarkan data verifikasi tingkat kelurahan,” jelas Husna.
Melalui penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah ini, Pemkot Jambi optimistis dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (ris)













