“Hah, Bapak kamu sudah betul, itu. Kalau tak mau diculik Hantu Mangun, kamu harus jadi anak yang baek dan soleh. Kalau Magrib itu mandi, sholat, jangan nge-game trus,” kata Mak Zaki.
“Ah, Mak sama Bapak sama saja. Suka nakut nakutin anak kecil.”
Zaki berdiri kemudian berlari masuk ke kamarnya.
*
Habis Sholat Isya, warga kampung berkumpul di masjid. Semua gelisah dan berbicara satu sama lain. Orang tua Zaki paling cemas.
Ternyata, sejak sebelum Magrib tadi, Zaki menghilang. Dicari cari ke manapun, bocah satu itu tak ditemukan.
Pak Kades, Mulis, bergegas melaporkan kehilangan ini ke polsek terdekat. Setelah itu ia mengundang orang untuk berempuk di masjid setelah mencari Zaki ke seluruh penjuru desa.
Tapi Zaki tak ditemukan hingga Subuh.
Orang-orang mulai menyerah. Pulang. Sholat Subuh. Lalu sebagian tidur sebagian lagi ke kebun.













