KORANJAMBI.COM: Begal

Rumah Kosong Korban Pesawat SJ 182 Dibobol Maling

Warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, sedang berduka. Salah satu warganya menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Banjir di Kalsel Rendam 24 Ribu Rumah

10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dilanda banjir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat korban meninggal akibat banjir tersebut jadi 15 orang.

Wisata Danau Sipin Jambi Butuh Lahan Parkir dan WC Umum Tambahan

Obyek wisata Danau Sipin, Kota Jambi, menjadi salah satu destinasi kunjungan di hari-hari libur. Tetapi, ada yang kurang dari obyek wisata ini. Dan itu menyulitkan para pengunjung yang datang ke Danau Sipin.

Harga Sawit di Jambi Terus Naik

Meski di tengah musim hujan, harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan.

Operasional Angkutan Batubara Distop Sementara

Guna menyambut Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi menghentikan sementara truk angkutan batubara selama puncak arus mudik dan arus balik.

Tampilkan postingan dengan label Begal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Begal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2020

Anak 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Begal


Koranjambi.com, Ini pelajaran untuk semua orang tua, agar tidak memberbolehkan anak kecil membawa kendaraan roda dua atau sepeda motor. Jika tidak, bisa saja bernasib sama dengan SA (12), warga jalan lirik perumahan Hasana Residen, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru.

Anak kecil itu telah menjadi korban begal. Bahkan ia harus mengalami trauma, lantaran ditodong senjata api (senpi) oleh pelaku.

Ibu SA, Hartati (34), menceritakan, kejadian pembegal itu pada Sabtu (26/9/2020) sekitar pukul 10.45 WIB. Ia mengatakan, saat itu SA tengah tidur rumah neneknya.

Kemudian, SA ditugaskan neneknya untuk membeli bakso yang berada dekat dengan kawasannya.

“Itu kejadian awalnya, kemudian saya taunya pas ditelpon oleh neneknya kalau anak saya kena begal bang, untung saja anak saya tidak di apa apain bang, takut banget saya,” ujarnya, Minggu (27/9/2020).

Sementara itu SA menjelaskan, waktu itu dirinya memang ditugaskan membeli bakso. Kemudian saat perjalanan dirinya memang melihat dua orang yang menggunakan jaket hitam, memakai helm dan masker yang menggunakan motor supra.

Setelah tidak beberapa jauh, dirinya langsung dihadang dan dua orang tadi langsung menodongnya dengan pistol.

“Mereka keluar dari lorong. Namun saya tidak ada merasa yang aneh, jadi saya jalan aja. Pas sampai di dekat lorong pandawa, simpang III, distop sama mereka bang, dan langsung di todong menggunakan pistol,” sebutnya, yang masih merasa cemas.

Lebih lanjut, usai dirinya ditodong menggunakan pistol, ia langsung disuruh turun dari motornya. Karena takut, SA langsung menyerahkan motornya.

“Jadi jarak antara tempat saya dibegal dengan rumah nenek sekitar kurang lebih 700 meter bang, sayang pulang berjalan sambil nangis dengan rasa cemas dan takut bang. Selain itu pelaku juga bawa duit kami Rp 50 ribu,” tutupnya.

Atas kejadian tersebut korban beserta keluarganya mengalami kerugian berupa 1 unit sepeda motor Honda Scopy warna merah hitam dengan Nopol BH 3862 MZ, dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Kota Baru.

Terpisah, Kapolsek Kota Baru AKP Afrito Marbaro Macan, melalui Kanit Reskrim Ipda Rizki, membenarkan atas kejadian tersebut. Katanya, aksi pelaku juga terekam kamera CCTV warga sekitar, namun kedua pelaku terekam CCTV saat sebelum melancarkan aksinya.

Baca Juga : Al Haris ‘Diserbu’ Millenial Saat Berkunjung ke Pondok Kopi Menapo Muaro Jambi

“Iya, korban sudah membuat laporan. Namun, sudah dilimpahkan ke Polresta Jambi, saat ini kita sudah mengantongi identitasnya,” tandasnya. Minggu (27/9/2020). (red)


The post Bawa Motor, Anak 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Begal appeared first on Berita Jambi Seru Com.



source https://www.jambiseru.com/berita/2020/27/09/bawa-motor-anak-12-tahun-di-jambi-jadi-korban-begal

Rabu, 09 September 2020

Viral Logo PDIP Muncul Sebagai Lambang Pancasila Sila ke-4


Koranjambi.com, Sebuah cuplikan Video dalam akun twitter tentang simbol Pancasila sila ke-4 yang bergambar lambang banteng khas PDIP, viral di medsos. Logo PDIP muncul dalam program belajar daring yang disiarkan salah satu televisi lokal di Surabaya.

Cuplikan video itu di unggah akun twitter @chandra_ds Selasa (8/9), pukul 12.09 WIB. dalam cuitannya, ia menyebutkan bahwa video itu adalah potongan dari program pembelajaran GURUku.

Di tweet pertama, akun @chandra_ds menuliskan "Program pembelajaran GURUku di @sbotv 8 September 2020 untuk kelas 1 SD, menjelaskan simbol sila 4 kepala banteng tapi gambar yang ditampilkan lambang PDI-P. @e100ss @dispendiksby1 @SapawargaSby @BanggaSurabaya," tulisnya.

Pada tweet pertama ini, akun tersebut menampilkan screenshot program tersebut beserta logo PDI Perjuangan yang terpampang serta gambar materi.

Di tweet kedua, akun @chandra_ds mencuitkan tweet "Kesalahan sangat fatal pada materi program pembelajaran GURUku untuk kelas 1 SD disiarkan @sbotv pagi ini tgl 8 September 2020. Lambang sila 4 kepala banteng tapi gambarnya lambang PDI-P. @e100ss @dispendiksby1 @BanggaSurabaya @SapawargaSby

Di cuitannya yang keduanya, akun @chandra_ds menyertakan video program dari SBO TV. Di video tersebut terlihat presenter yang membawakan acara. Di belakangnya tampak layar materi yang muncul gambar lambang PDI Perjuangan.

Dalam video, presenter wanita tersebut mengucapkan "Sila ke-4 pancasila, yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang dilambangkan dengan kepala banteng. Nah anak-anak kepala banteng ini, kenapa kepala banteng Bu Vita?," ujar seorang perempuan dalam video tersebut.

"Karena banteng itu merupakan hewan yang suka berkelompok seperti warga Indonesia anak-anak, kita suka bekerja sama, kita suka bermusyawarah meskipun dalam masa pandemi seperti ini. Dalam masa pandemi seperti ini, tapi kita juga tetap bermusyawarah, berdiskusi melalui media sosial, seperti itu ya anak-anak," ujar presenter di video tersebut.

Baca Juga : Haris Sani Dinyatakan Bebas Narkoba, Doakan Pasien RS Cepat Sembuh

Video itu kini telah disaksikan sebanyak 9.057 kali dan ada 216 retweet serta 182 yang menyukai.(*)

Sumber :  www.detik.com

Sabtu, 05 September 2020

Keluarga Marah, Video Sebelum Gantung Diri Beredar di Medsos

ilustrasi-gantung-diri

Koranjambi.com, Beredarnya video P (34) di media sosial (medsos) yang sebelum tewas dengan gantung diri, membuat pihak keluarga marah.

Pasalnya, dalam video berdurasi 1.07 menit itu, P, sempat curhat dan meminta maaf dengan anak dan istrinya.

Atas beredarnya video tersebut, Ria, istri dari korban, marah. Dirinya tidak senang senang jika video tersebut terus beredar.

“Kami akan tuntut siapo b yang nyebarin videonya,” tegasnya, saat dikonfirmasi (5/9/2020).

Berita Sebelumnya : Heboh, Warga Eka Jaya Gantung Diri di Pohon Karet

Dikatakannya, saat ini almarhum sudah tidak ada. Jadi jangan lagi membawa dirinya dengan cara menyebarkan video tersebut.

“Saya dengan almarhum baik-baik saja, tidak ada masalah. Almarhum sudah tenang,” Tandasnya.

Diberikatakan sebelumyannya, warga Rt 25, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, dikejutkan dengan penemuan soerang laki-laki gantung diri di pohon karet, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, laki-laki tersebut berinisial P (34) warga Jalan Marene, RT 24 Kelurahan Eka Jaya Kecamayan Paal Merah Kota Jambi.

Seorang saksi, Riko, menjelaskan, sekira pukul 17.30 Wib, dirinya tengah membersihkan lahan kebunnya. Tiba – tiba dia terkejut melihat ada eorang laki-laki dalam keadaan tergantung di atas pohon karet dengan menggunakan tali nilon.

“Sayo manggil warga lainnyo, kemudian bersama warga sayo memberitahukan ke ketua,” ujarnya, Rabu (2/8/2020).

Kemudian, bersama ketua RT pihaknya memanggil pihak Kepolisian.

“Lalu pihak Kepolisian langsung menurunkannya dan membawa ke RS Bhayangkara,” tutupnya.

Baca Juga : Baleno Meledak di Simpang Mayang

Terpisah, Kanit Reskrim Jambi Selatan, Ipda Putu Gede Ega Purwita, membenarkan kejadian tersebut, dikatakannya, saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab seorang laki-laki tersebut bunuh biri.

“Iya benar. Saat ini masih dalam penyelidikan penyebabnya,” tegasnya. (red)

 

Sumber : jambiseru.com

Rabu, 02 September 2020

2 Warga Jaluko Diamankan Polresta Jambi

begal

Koranjambi.com, Unit Reskrim Polresta Jambi berhasil mengamankan 2 warga Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi. Dua orang itu, RAS (28) dan DS (26), telah melakukan pencurian pada Senin (17/8/2020) lalu, di kawasan Telanaipura.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian, menjelaskan, pada saat itu kedua pelaku ini mengintai korban yang usai mengambil uang di ATM di Rumah Sakit Kambang.

“Usai mengambil uang, pelaku mengikuti korban. Kemudian pelaku memepet korban, RAS langsung mengambil dompet dan handpone yang berada di dashbor motor korban,” ujarnya, saat ungkap kasus di Mapolresta Jambi, Selasa (1/8/2020).

Pelaku ini pada saat melakukan aksinya sempat dikejar oleh korban. Korban seorang wanita berteriak, kemudian pegendara yang mendengar langsung mengejarnya.

“Kemudian pelaku ini jatuh dan berhasil diamankan warga setempat,” tambahnya.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata DS juga merupakan seorang DPO Polsek Jelutung, yang melakukan pembegalan, sehingga korban meninggal dunia.

“Dia ini DPO Polsek Jelutung, yang melakukan pembegalan pada Rabu (13/5/2020) lalu, di kawasan Jelutung, membuat korbannya meninggal,” tandasnya.

Baca Juga : Nyamar Sebagai PNS, Tipu Korban Hingga Puluhan Juta

Kata Dover, akibat perbuatannya, pelaku ini dikenakan pasal 363 ayat 1 ke (4) KUHPIdana.

“Dengan ancaman 7 tahun pidana penjara,” tutupnya. (red)

Sumber :  jambiseru.com