Korban Kecelakaan di Penyengat Olak Meninggal, Ini Kronologisnya

kronologis kecelakaan penyengat olak


Koranjambi.com, Malang tak dapat ditolak, Elia (45), warga RT 13, Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko. Ia emnghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Raden Mattaher, usai mengalami kecelakaan, Jumat (9/4) pukul 10.00 kemarin, di Jalan Lintas Timur Jambi - Sengeti RT 18 Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko.

Tak hanya itu, akibat kecelakaan tersebut, kedua kakinya juga remuk lantaran terlindas truk. Selain Elia, Jurpi (50) sang suami, juga mengalami luka-luka. Keduanya kemarin sedang berboncengan menaiki motor Honda Supra BH 3498 GW.

Saat itu, keduanya melaju dari arah Jambi ke arah Sengeti. Jupri yang mengendarai motor, berbelok ke arah kanan (dari Jambi,red). Namun tiba-tiba, dari arah yang sama melaju dengan kecepatan tinggi Bus Handoyo  AA 7067 OA, yang dikendarai Hermanto Dwi Nugroho (60), warga RT 02/04 Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Mertoyulan, Kabupaten Magelang.

Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan pun tak terelakkan. Jupri yang menyadari itu segera melompat dari motor. Namun Naas bagi Elia, ia masuk ke dalam kolong bus.  Kades Penyengat Olak, Rutomi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

“Korban terjepit di bawah kolong Bus Handoyo," sebutnya.

Berita Sebelumnya Kecelakaan di Penyengat Olak, 1 Orang Terjepit di Kolong Bus

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi menyebtukan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun naas, nyawanya tidak tertolong.

“Karena mengalami pendarahan cukup hebat, nyawa Elia tidak tertolong,” sebutnya.

Paca kejadian, Satlnatas Polres Muarojambi langsung mengevakuasi dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat laka. Untuk sang sopir, sebut AKP Amradi telah diamankan.

“Saat ini yang bersangkutan masih dimintai keterangan oleh penyidik,” singkatnya.(*)

Telah terbit di jambi-independent.co.id