Tim Advokasi Pemprov Jambi Fokus Kaji PT EBN dan Bank Jambi

Dari kiri, Musri Nauli SH dan Muhammad Halik Alnemeri SH


Koran Jambi, Tim advokasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, sudah menerima pekerjaan rumah (PR) mendesak dari Gubernur Jambi Al Haris. Tim kini sedang mengkaji persoalan investasi Pasar Angsoduo oleh PT Eraguna Bumi Nusa (PT EBN) dan dugaan kasus investasi oleh Bank 9 Jambi.

Menurut Muhammad Halik Alnemeri SH, salah seorang tim advokasi Pemprov Jambi, dalam waktu dekat semua PR itu harus selesai sebelum akhir tahun anggaran 2021.

Selain PT EBN dan Bank 9 Jambi, juga akan dikaji aset-aset daerah milik Pemprov Jambi sebagai upaya penertiban aset.

"Sekarang sedang menanti bahan kajian dari tim Biro Hukum Setda Provinsi Jambi, Segera setelah itu, akan kita kaji sisi hukumnya sebagai bahan pertimbangan untuk Gubernur Jambi mengambil kebijakan," beber Alex -sapaan akrab Muhammad Halik Alnemeri SH-, Senin (8/2/2021).

Terpisah, Musri Nauli SH, juga anggota tim Advokasi Pemprov Jambi, menambahkan, persoalan PT EBN dan Bank 9 Jambi, kini jadi perhatian publik Jambi. Karena itu, dalam waktu dekat harus segera diselesaikan agar semua jadi terang benderang.

"Soal penertiban aset daerah, juga menjadi konsentrasi Pak Gubernur kita. Intinya dalam waktu dekat akan segera kita kaji sisi hukumnya," tambah Bang Nauli -sapaan akrab Musri Nauli-.

Meski begitu, tim advokasi tetap bekerja menanti petunjuk dan arahan Gubernur Jambi Al Haris.(*)