Alasan Ekonomi, Pasutri Tawarkan Threesome Via Medsos

pasutri tawarkan threesome via medsos


Koranjambi.com, Unit PPA Polrestabes Palembang menangkap pasangan suami-istri (pasutri) berinisial PR dan SM. Keduanya ditangkap di sebuah hotel di Kota Palembang karena diduga telah menjual jasa threesome, Sabtu (6/2/2021). Pasutri ini mengaku nekat melakukan aksi itu karena faktor ekonomi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, terkait faktor ekonomi, polisi masih mendalami apakah memang betul untuk kebutuhan sehari-hari atau tidak. Diduga ada faktor lain yang menyebabkan keduanya nekat menawarkan layanan threesome.

"Ya untuk ekonomi masih kita dalami. Ada juga soal katanya ada penyakit. Ini juga masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Edi.

Baca Kasus Video Gisel ke Persidangan, Netizen Cari Durasi Panjang

Kepada polisi, PR mengaku ide menawarkan jasa threesome berasal dari istrinya. Tawaran jasa threesome itu lalu disebarkan lewat media sosial (medsos) Twitter.

"Mereka sama-sama mau, jadi niat dari keduanya. Tapi sebenarnya yang minta istrinya. Suami bilang istrinya yang minta. Istrinya terlebih dahulu yang berinisiatif mengajak suaminya melakukan penawaran tersebut. Mungkin karena sakit yang dideritanya, tapi itu juga masih didalami," ungkap Edi.

Kedua pelaku yang diketahui merupakan warga Ogan Komering Ilir (OKI) ini ditangkap setelah sebelumnya anggota polisi berpura-pura memesan jasa layanan tersebut terhadap kedua pelaku di salah satu hotel di Palembang.

"Setelah barang bukti cukup, unit PPA yang dipimpin Kasubnit Iptu Pipin Sumailan langsung bergerak dan mengamankan kedua pasangan suami-istri tersebut di sebuah hotel," ujar Edi.

Baca Seorang Kakek Dihukum 160 Bulan Karena Perkosa Anak Dibawah Umur

Penangkapan tersebut, kata Edi, bermula saat keduanya menawarkan diri di Twitter untuk melakukan hubungan seksual layaknya suami-istri namun dilakukan bertiga (threesome) dengan tarif Rp 1 juta untuk sekali kencan.

"Informasi yang didapatkan, para pelanggan kedua pelaku rata-rata dari luar kota, seperti Jakarta dan daerah lainnya. Dari pengakuan kedua pelaku bahwa aksi keduanya melakukan aksi threesome sudah dimulai pada bulan September 2020.(*)


Telah tayang di detik.com