Waspadai Praktik Calo, Ini Bobot Soal Seleksi PPPK

dirjen gtk kemendikbud ini bobot soal seleksi pppk


Koranjambi.com, Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 sebentar lagi akan dilaksanakan. Kemendikbud telah memperkenalkan Program Guru Belajar dan Berbagi-Seri Belajar Mandiri bagi Guru yang akan mengikuti seleksi PPPK. 

Program ini dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para peserta dengan mengedepankan konsep ruang kolaborasi dan komunitas pembelajaran. Seri Belajar Mandiri ini dapat diakses melalui link https://gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril mengajak para guru untuk memanfaatkan program guru belajar dan berbagi yang dapat diakses secara gratis melalui link diatas.

"Kami mengimbau para guru honorer dan lulusan pendidikan profesi guru untuk dapat memanfaatkan program pembelajaran yang ada di Seri Belajar Mandiri sebagai usaha penguatan kapasitas pribadi sebelum mengikuti tes seleksi ASN PPPK. Mari kita semua membuktikan integritas diri melalui seleksi yang adil, bersih, dan demokratis," ujar iwan Syahril, dikutip dari jpnn.com.

Iwan juga memberikan gambaran bobot soal yang akan diberikan saat seleksi PPPK, terdiri dari kompetensi teknis sebanyak 60 persen dari total nilai soal, dan tes manajerial, sosio kultural, dan wawancara memiliki bobot 40 persen.

"Kompetensi teknis ini berupa kompetensi bidang sesuai mata pelajaran yang diambil masing-masing guru honorer," kata Iwan Syahril.

Dia menguraikan komposisi tes PPPK untuk kompetensi teknis atau bidang (sesuai mapel) terdiri dari 80-100 soal. Waktu pengerjaannya 120 menit. 

Baca Ini Jadwal Sidang Putusan Pilgub Jambi di MK

Untuk tes manajerial sebanyak 30 butir soal dan dikerjakan 25 menit. Tes sosio-kultural sebanyak 20 soal dengan waktu 15 menit. 

"Untuk wawancara dibuat dalam bentuk pertanyaan dan dijawab tertulis," ujarnya. Ada 10 butir soal pertanyaan wawancara yang diberikan kepada masing-masing peserta dengan waktu 10 menit.

Dia menyebutkan, soal yang disiapkan untuk masing-masing peserta seleksi PPPK sekitar 140 sampai 160 butir. Waktu yang diberikan 170 menit. 

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim telah memberikan kebijakan afirmasi berupa tambahan poin bagi guru honorer usia 40 tahun ke atas sebanyak 15% dari total 500 poin kompetensi teknis. 

Sedangkan guru honorer yang memiliki sertifikat pendidik diberikan poin penuh atau 100% untuk kompetensi teknis. 

Para guru honorer yang belum dinyatakan lulus seleksi tahun ini, diminta untuk tidak berkecil hati karena akan diberikan kesempatan hingga tiga kali mengikuti tes PPPK.

Iwan juga mengingatkan pada para guru yang akan mengikuti seleksi PPPK ini untuk tidak percaya akan bujuk rayu calo dalam seleksi ini.(red)